Jakarta — Tinitus adalah kondisi ketika seseorang merasakan bunyi seperti dengingan, siulan, desisan, atau dengung di telinga maupun kepala tanpa adanya sumber suara dari lingkungan sekitar.
Kondisi ini kerap dianggap sepele karena banyak orang pernah mengalaminya dalam waktu singkat. Namun, jika bunyi tersebut berlangsung lama atau muncul terus-menerus, tinitus dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya.
Untuk memahami lebih jauh mengenai tinitus, berikut penjelasannya yang dirangkum dari laman Science Alert.
Apa itu tinitus?
Tinitus merupakan sensasi mendengar suara yang tidak berasal dari rangsangan eksternal. Bunyi yang dirasakan bisa berbeda-beda pada tiap orang, mulai dari dengingan hingga desisan.
Tinitus bukanlah penyakit, melainkan gejala dari kondisi lain. Beberapa faktor yang dapat memicu tinitus antara lain gangguan pendengaran, cedera telinga, paparan suara keras, penumpukan kotoran telinga, efek samping obat tertentu, hingga gangguan pada pembuluh darah.
Sebagian besar kasus tinitus bersifat sementara. Namun, pada sebagian orang, kondisi ini dapat berlangsung lama atau menjadi tinitus kronis, yang berpotensi mengganggu tidur, konsentrasi, serta kesehatan emosional.

