• Modal: 10 ETH

  • APY rata-rata: 4%

  • Estimasi imbal hasil tahunan:
    10 ETH × 4% = 0,4 ETH

Validator Ethereum (solo):

  • Modal minimum: 32 ETH

  • Estimasi reward kotor:
    32 ETH × 4% = 1,28 ETH per tahun

  • Dikurangi biaya server, risiko slashing, dan downtime

Besaran imbal hasil tidak bersifat tetap dan berubah sesuai kondisi jaringan.

Risiko Umum yang Perlu Diperhatikan Investor

Beberapa risiko yang melekat pada program validator dan staking antara lain:

  • Slashing akibat pelanggaran protokol

  • Kehilangan reward karena node offline

  • Biaya operasional yang tidak sedikit

  • Risiko pihak ketiga jika menggunakan layanan validator tidak resmi

Penting dicatat, validator resmi selalu dapat diverifikasi secara on-chain melalui block explorer jaringan masing-masing.

Pentingnya Verifikasi sebelum Mengikuti Program Validator

Masyarakat disarankan berhati-hati terhadap platform pihak ketiga yang mengklaim menyediakan “investasi validator” dengan imbal hasil tetap atau tidak wajar. Secara prinsip, validator:

  • Terdaftar di jaringan blockchain

  • Memiliki alamat node yang dapat diverifikasi

  • Tidak menjanjikan keuntungan pasti

  • Tidak meminta private key atau seed phrase

Jika sebuah penawaran validator tidak dapat ditelusuri di jaringan blockchain terkait, maka klaim tersebut patut dipertanyakan.

Validator merupakan tulang punggung jaringan blockchain PoS dan bukan sekadar skema investasi pasif. Perbedaan antara validator dan staking harus dipahami dengan baik agar masyarakat tidak terjebak pada penawaran yang menyesatkan. Edukasi menjadi kunci utama untuk mendorong ekosistem kripto yang sehat dan transparan.