Jakarta — Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkapkan alasan timnya merekrut pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, pada bursa transfer musim ini.

Pelatih asal Brasil tersebut menilai Shayne sebagai pemain serba bisa yang dapat menjadi tumpuan Macan Kemayoran di sejumlah posisi. Menurut Souza, pemain berusia 27 tahun itu memiliki fleksibilitas yang dibutuhkan Persija.

“Saya sudah bicara singkat dengannya dan saya dengar dari pemain lain bahwa dia bisa banyak bantu kami,” ujar Souza di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/1).

“Dia bisa di posisi gelandang bertahan atau bek kiri. Saya senang pemain itu sudah bergabung dengan kami,” ucap Souza dalam jumpa pers seusai laga Persija kontra Madura United.

Souza juga menanggapi persaingan di posisi bek kiri yang kini semakin ketat. Saat ini, Persija telah memiliki Dony Tri Pamungkas dan Alan Cardoso, sementara Arlyansyah Abdulmanan juga bisa dimainkan di posisi tersebut.

“Semua pemain disambut dengan baik yang datang ke Persija. Kalau ada kesempatan bagus, tergantung posisi dan performanya,” ujar mantan pelatih Madura United itu secara diplomatis.

Souza kemudian enggan berspekulasi terkait kemungkinan hengkangnya Alan Cardoso. Jika bek asal Brasil itu benar-benar meninggalkan Persija, peluang Shayne untuk menjadi pilihan utama tentu akan semakin terbuka.

“Saya tahu Alan Cardoso dari kecil. Saya yang bawa dia ke sini. Dia pemain luar biasa. Siapa yang keluar dari Persija akan kami umumkan,” ucap Souza menjelaskan.

Persija tercatat menjadi salah satu klub paling aktif pada jendela transfer Super League 2025/2026. Sejumlah pemain baru telah didatangkan demi meningkatkan daya saing tim dalam perburuan gelar juara.

Hingga saat ini, Persija telah mengumumkan kedatangan Fajar Fathurahman, Alaeddine Ajaraie, Paulo Ricardo, serta Shayne Pattynama yang diumumkan secara resmi pada Jumat (23/1).