Jakarta — Marc Marquez siap menghadapi tekanan besar dalam upayanya mempertahankan gelar juara dunia MotoGP 2026, di tengah persaingan yang diprediksi semakin ketat dari para rivalnya.
Pembalap asal Spanyol berusia 32 tahun itu tak menampik bahwa ekspektasi tinggi yang melekat padanya menjadi tantangan tersendiri jelang musim MotoGP 2026.
Musim 2025 menjadi salah satu periode paling dramatis dalam perjalanan karier Marquez. Setelah absen selama bertahun-tahun akibat cedera serius dan menjalani sejumlah operasi, ia mampu kembali ke level tertinggi dan mengamankan gelar juara dunia dengan dominasi yang impresif.
Marquez memastikan gelar juara dunia dengan lima seri tersisa, di tengah torehan 14 kemenangan beruntun pada pertengahan musim. Namun, perjalanan gemilang tersebut berakhir kurang ideal setelah ia harus absen dalam empat balapan terakhir akibat cedera bahu yang dialaminya usai insiden dengan Marco Bezzecchi di MotoGP Mandalika.
Menatap musim 2026, Marquez mengakui beban target tinggi yang harus dipikulnya, sekaligus mewaspadai perkembangan para pesaingnya.
“Musim 2026 akan menjadi musim yang menarik. Aprilia berkembang pesat, KTM bersama Acosta, sementara dari Alex Marquez Anda bisa mengharapkan segalanya. Finis sebagai runner up, dia (Alex) bisa jadi salah satu calon juara,” kata Marquez dikutip Crash.
“Kecepatan Pecco memang ada. Terkadang tempo waktu dua bulan sudah cukup untuk mengatur ulang semuanya. Tujuannya adalah untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Itu harus menjadi target dan itu akan menjadi tekanan di pundak saya,” tutur Marquez.
Pernyataan tersebut menggambarkan dua sisi yang dihadapi sang juara dunia, antara ambisi untuk kembali tampil dominan dan kesadaran bahwa peta persaingan kini semakin terbuka. Nama-nama seperti Pedro Acosta, Marco Bezzecchi, hingga Alex Marquez dinilai menunjukkan peningkatan performa yang signifikan.
Aprilia bahkan secara terbuka menyatakan target mereka pada 2026 adalah menyaingi dan mengungguli Marquez, sebuah tantangan besar mengingat dominasi Ducati dan Marquez pada musim sebelumnya.
Dengan agenda uji coba pramusim yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Sepang pada awal Februari, fokus Marquez kini tertuju pada persiapan maksimal untuk menghadapi MotoGP 2026.

