Jakarta — Dua pertandingan lanjutan Proliga 2026 akan digelar pada Sabtu (10/1). Sejumlah tim papan atas dijadwalkan tampil, di antaranya Jakarta LavAni Livin Transmedia, Jakarta Garuda Jaya, Medan Falcons, serta Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Pekan pertama Proliga 2026 masih berlangsung di markas Jakarta Bhayangkara Presisi, tepatnya di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak. Pada Sabtu (10/1), dua pertandingan akan digelar sejak sore hingga malam hari.
Laga pembuka akan mempertemukan Medan Falcons kontra Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dari kategori putri. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada sore hari.
Sementara itu, laga malam akan menyajikan duel menarik antara Jakarta LavAni Livin Transmedia melawan Jakarta Garuda Jaya. Pertandingan ini menjadi salah satu laga yang paling dinanti pada pekan pembuka Proliga 2026.
LavAni tampil dengan komposisi skuad yang kental dengan nuansa Amerika Serikat. Tim milik Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, tersebut merekrut pelatih asal Amerika Serikat, David Lee, serta dua pemain asing, Taylor Sander dan Nato Dickinson. David Lee merupakan mantan middle blocker Timnas Voli Amerika Serikat yang pernah meraih medali emas Olimpiade Beijing 2008.
Taylor Sander kembali memperkuat LavAni setelah tampil pada musim sebelumnya. Ia dikenal sebagai pemain berpengalaman yang telah lama memperkuat Timnas Voli Amerika Serikat, baik di nomor indoor maupun voli pantai.
Sementara itu, Nato Dickinson yang lahir pada 2002 menjadi salah satu pemain muda potensial. Meski belum menembus tim nasional senior Amerika Serikat, Dickinson dinilai memiliki prospek menjanjikan.
Tak hanya mengandalkan pemain asing, LavAni juga diperkuat sejumlah pemain nasional. Nama-nama seperti Dio Zulfikri, Jasen Natanael Kilanta, Boy Arnez Arrabi, Hendra Kurniawan, serta dua libero Irpan dan Prasojo menjadi andalan tim.
Di sisi lain, Jakarta Garuda Jaya kembali ambil bagian di kasta tertinggi kompetisi bola voli nasional. Klub binaan PBVSI ini dihuni oleh para pemain muda dan U21 yang diproyeksikan sebagai regenerasi Timnas Voli Indonesia. Keikutsertaan mereka di Proliga menjadi ajang pembelajaran untuk merasakan atmosfer kompetisi profesional.
Jakarta Garuda Jaya pertama kali tampil di Proliga pada 2019 dengan nama Jakarta Garuda. Sejumlah pemain yang pernah memperkuat tim ini kini berkembang menjadi pemain kunci di klub-klub besar maupun tim nasional, menunjukkan peran penting Garuda Jaya sebagai wadah pembinaan atlet voli Indonesia.

