Jakarta — Duta Besar Palestina untuk Iran, Salam Al Zawawi, dilaporkan mengalami luka parah setelah kediamannya diserang sekelompok perusuh saat demonstrasi berlangsung di Teheran.

Informasi tersebut disampaikan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi. Ia menyebut Al Zawawi menjadi target serangan kelompok perusuh yang berafiliasi dengan Israel.

“Satu-satunya warga negara asing yang menjadi korban dari peristiwa belakangan ini adalah Duta Besar Palestina di Teheran. Beliau dijadikan sasaran dan terluka sangat parah,” ujar Boroujerdi dalam jumpa pers di kediamannya, Kamis (22/1).

Boroujerdi menuturkan, Al Zawawi segera dilarikan ke rumah sakit usai insiden tersebut. Ia menambahkan kondisi dubes Palestina itu kini berangsur membaik.

“Sekarang keadaannya sudah lumayan stabil,” katanya.

Sebelumnya, Quds News Network pada Senin (19/1) melaporkan bahwa rumah Al Zawawi diserbu perusuh saat demonstrasi pecah di Teheran. Informasi tersebut disampaikan oleh Kedutaan Besar Palestina di Iran.

“Dalam peristiwa baru-baru ini, para perusuh menyerbu kediaman duta besar Palestina di Teheran utara, menghancurkan jendela dan melontarkan hinaan kepadanya,” demikian pernyataan Kedubes Palestina, seperti dikutip Palestine Chronicle.

Menurut laporan tersebut, sekitar 200 perusuh membakar pembatas plastik di depan rumah Al Zawawi. Akibatnya, sang duta besar mengalami sesak napas karena menghirup asap dari pembakaran itu.

Al Zawawi bersama keluarganya serta sejumlah staf kedutaan dilaporkan sempat berlindung di ruang bawah tanah untuk menunggu kedatangan aparat keamanan Iran. Aparat kemudian datang dan mengamankan seluruh penghuni rumah.

Selain menyebabkan Al Zawawi terluka, penyerangan tersebut juga menimbulkan kerusakan luas pada kediamannya.

Salam Al Zawawi diketahui menjabat sebagai Duta Besar Palestina untuk Iran sejak dilantik pada Januari 2022.