Jakarta — Bagi pencinta buah, nanas menjadi salah satu pilihan yang memiliki daya tarik tersendiri, bukan hanya dari bentuknya yang unik, tetapi juga dari cita rasanya. Perpaduan manis, segar, dan sedikit asam membuat buah tropis ini digemari banyak orang.

Di balik rasanya yang menyegarkan, nanas menyimpan beragam manfaat kesehatan. Buah yang mudah dijumpai di Indonesia ini kaya akan vitamin, mineral, serta nutrisi esensial yang kerap dikaitkan dengan berbagai khasiat medis. Tak heran jika nanas telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional.

Berikut sejumlah manfaat nanas yang dipercaya baik bagi kesehatan tubuh.

1. Membantu Memperkuat Sistem Imunitas

Nanas mengandung kombinasi vitamin, mineral, dan enzim yang bekerja secara sinergis untuk mendukung daya tahan tubuh. Kandungan ini dinilai mampu membantu meredakan peradangan yang sering menjadi pemicu berbagai penyakit.

2. Menjaga Kesehatan Jantung dan Mengurangi Risiko Stroke

Ahli gizi Anjali Mukerjee melalui NDTV menjelaskan bahwa bromelain dalam nanas dapat membantu melancarkan aliran darah ke jantung dengan cara merilekskan otot di sekitar pembuluh darah utama. Buah ini juga memiliki sifat anti-pembekuan darah yang berperan dalam menekan risiko serangan jantung dan stroke.

3. Membantu Menekan Risiko Kanker

Peradangan kronis dan stres oksidatif kerap dikaitkan dengan pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa bromelain dalam nanas berpotensi membantu menurunkan risiko kanker dengan mengurangi peradangan. Meski demikian, para ahli menekankan bahwa penelitian lanjutan pada manusia masih terus dilakukan.

4. Menangkal Stres Oksidatif

Nanas merupakan sumber antioksidan yang berperan penting dalam melawan stres oksidatif. Mengutip Healthline, stres oksidatif terjadi akibat penumpukan radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh dan memicu penyakit kronis.

5. Meredakan Nyeri Radang Sendi

Sifat anti-inflamasi bromelain diketahui bermanfaat bagi penderita nyeri sendi. Sebuah studi pada 2020 menyebutkan bahwa suplemen berbasis enzim nanas memiliki efektivitas yang sebanding dengan obat pereda nyeri konvensional dalam menangani osteoartritis, khususnya pada punggung bagian bawah.

6. Membantu Pemulihan Otot Setelah Olahraga

Konsumsi nanas setelah aktivitas fisik intens dipercaya dapat membantu mempercepat pemulihan otot. Efek anti-inflamasi pada buah ini membantu menenangkan jaringan otot yang mengalami peradangan setelah latihan.

7. Mendukung Program Penurunan Berat Badan

Nanas kerap direkomendasikan dalam pola makan sehat karena kandungan enzimnya yang diyakini membantu proses pembakaran lemak. Meski penelitian yang signifikan masih banyak dilakukan pada hewan, Julia Zumpano menyebutkan bahwa mengonsumsi nanas tetap menjadi pilihan sehat bagi mereka yang menjaga berat badan.

8. Membantu Pemulihan Jaringan dan Kulit

Ahli gizi Julia Zumpano, RD, LD, dari Cleveland Clinic menyebutkan bahwa nanas merupakan satu-satunya sumber alami bromelain yang diketahui dapat membantu proses pemulihan jaringan dan kulit. Enzim ini membantu meredakan nyeri serta pembengkakan pada area yang mengalami cedera.

9. Mengoptimalkan Sistem Pencernaan

Bromelain dalam nanas berfungsi sebagai enzim pencernaan yang membantu memecah protein, sehingga penyerapan nutrisi di usus halus menjadi lebih optimal, terutama setelah mengonsumsi makanan tinggi protein. Kandungan seratnya juga berperan dalam menjaga kesehatan saluran cerna.

Kandungan Nutrisi dalam Nanas

Berdasarkan data dari Medicine Net, dalam satu cangkir potongan nanas atau sekitar 165 gram, terkandung beberapa nutrisi penting, antara lain energi 82,5 kkal, air 142 gram, serat 2,3 gram, karbohidrat 21,6 gram, protein 0,891 gram, serta vitamin C 79 gram.

Selain itu, nanas juga mengandung mineral seperti kalsium, zat besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium, zinc, serta vitamin A, E, K, dan B9 atau folat.

Efek Samping dan Risiko Konsumsi Nanas

Meski aman dikonsumsi dalam jumlah wajar, nanas tetap perlu diperhatikan oleh kelompok tertentu. Penderita diabetes disarankan untuk membatasi konsumsi karena kandungan gula dan karbohidratnya.

Selain itu, pada sebagian orang dengan sensitivitas tertentu, enzim bromelain dapat memicu reaksi alergi atau gangguan pencernaan seperti diare dan sakit perut.

“Jika dikonsumsi secara berlebihan, Anda mungkin merasakan gejala tidak nyaman seperti mual atau nyeri ulu hati,” ujar ahli gizi Breanna Woods, RD. Ia juga menambahkan bahwa kandungan asam dan enzim pada nanas segar kerap menimbulkan sensasi iritasi atau gatal pada lidah.