3. Membantu Menekan Risiko Kanker
Peradangan kronis dan stres oksidatif kerap dikaitkan dengan pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa bromelain dalam nanas berpotensi membantu menurunkan risiko kanker dengan mengurangi peradangan. Meski demikian, para ahli menekankan bahwa penelitian lanjutan pada manusia masih terus dilakukan.
4. Menangkal Stres Oksidatif
Nanas merupakan sumber antioksidan yang berperan penting dalam melawan stres oksidatif. Mengutip Healthline, stres oksidatif terjadi akibat penumpukan radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh dan memicu penyakit kronis.
5. Meredakan Nyeri Radang Sendi
Sifat anti-inflamasi bromelain diketahui bermanfaat bagi penderita nyeri sendi. Sebuah studi pada 2020 menyebutkan bahwa suplemen berbasis enzim nanas memiliki efektivitas yang sebanding dengan obat pereda nyeri konvensional dalam menangani osteoartritis, khususnya pada punggung bagian bawah.
6. Membantu Pemulihan Otot Setelah Olahraga
Konsumsi nanas setelah aktivitas fisik intens dipercaya dapat membantu mempercepat pemulihan otot. Efek anti-inflamasi pada buah ini membantu menenangkan jaringan otot yang mengalami peradangan setelah latihan.



