Perbedaan karakteristik flu dan pilek

Secara umum, flu muncul secara mendadak dengan gejala yang cukup berat. Sebaliknya, pilek berkembang secara bertahap dan cenderung ringan. Pilek juga lebih sering disertai hidung berair atau tersumbat.

Flu memiliki risiko komplikasi lebih tinggi dibanding pilek. Oleh karena itu, pada kondisi tertentu, pemeriksaan atau tes khusus diperlukan untuk memastikan seseorang benar-benar terinfeksi flu.

Gejala flu

Flu biasanya datang tiba-tiba dan membuat tubuh terasa sangat tidak nyaman. Gejala yang dapat muncul antara lain:

  • demam atau menggigil,

  • batuk,

  • nyeri otot,

  • sakit kepala,

  • rasa lelah berlebihan,

  • pilek atau hidung tersumbat,

  • sakit tenggorokan.

Gejala flu umumnya paling berat pada hari-hari awal. Proses pemulihan bisa berlangsung hingga beberapa minggu. Pada orang dewasa, flu jarang disertai muntah atau diare. Penyakit ini lebih sering muncul saat musim hujan atau masa pancaroba.

Gejala pilek

Berbeda dengan flu, pilek berkembang secara perlahan dalam satu hingga dua hari. Tingkat keparahannya lebih ringan. Gejala pilek meliputi:

  • hidung berair, tersumbat, atau bersin,

  • mata merah atau berair,

  • sakit tenggorokan,

  • batuk ringan hingga sedang,

  • sakit kepala,

  • nyeri tubuh ringan.

Pilek biasanya berlangsung selama satu hingga dua minggu. Saat kondisinya memburuk, lendir hidung dapat menjadi lebih kental. Pilek dapat terjadi sepanjang tahun, namun lebih sering muncul pada periode akhir musim hujan.