Jakarta — Flu dan pilek kerap dianggap sebagai penyakit yang sama karena memiliki gejala serupa. Padahal, keduanya merupakan kondisi yang berbeda dan seharusnya tidak disamakan.

Flu atau influenza serta pilek sama-sama termasuk infeksi saluran pernapasan atas. Keduanya menular dan menyerang hidung, tenggorokan, serta saluran pernapasan. Kesamaan inilah yang membuat flu dan pilek sering sulit dibedakan hanya dari gejala fisik.

Meski tampak mirip, flu dan pilek disebabkan oleh virus yang berbeda dan memiliki karakteristik gejala yang khas.

Penyebab flu dan pilek

Untuk memahami perbedaan flu dan pilek, penting mengetahui penyebab masing-masing penyakit. Mengutip Centers for Disease Control and Prevention (CDC) serta Children’s Hospital at Montefiore Einstein, flu disebabkan secara spesifik oleh virus influenza. Virus ini umumnya memicu gejala yang lebih berat dan berisiko menimbulkan komplikasi pada sebagian orang.

Sementara itu, pilek dapat disebabkan oleh berbagai jenis virus, antara lain Rhinovirus, Parainfluenza, serta seasonal Coronavirus, yang berbeda dengan SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Karena disebabkan oleh banyak jenis virus, pilek umumnya memiliki tingkat keparahan yang lebih ringan dan jarang menimbulkan komplikasi serius.