Respons Perusahaan

PT Agincourt Resources (PTAR), salah satu perusahaan yang dihentikan operasionalnya, angkat bicara terkait dugaan kontribusi operasionalnya terhadap banjir di Tapanuli Selatan.

“Temuan kami menunjukkan bahwa mengaitkan langsung operasional Tambang Emas Martabe dengan kejadian banjir bandang di Desa Garoga merupakan kesimpulan yang prematur dan tidak tepat,” ujar PTAR dalam rilis resminya, Selasa (2/12).

Perusahaan ini menjelaskan bahwa titik utama banjir terjadi di Desa Garoga, yang berada di sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Garoga, dan kemudian menyebar ke beberapa desa lainnya seperti Huta Godang, Batu Horing, Sitinjak, dan Aek Ngadol.

Menurut PTAR, operasional mereka berada di sub DAS Aek Pahu, yang secara hidrologis terpisah dari DAS Garoga, sehingga mereka membantah bahwa aktivitas tambang mereka menyebabkan atau memperburuk banjir yang terjadi.