“Saya mewakili seluruh Aliansi Mahasiswa Peduli Bencana Alam Sumatera menyampaikan duka cita yang mendalam atas terjadinya peristiwa bencana alam yang mengakibatkan ratusan korban jiwa berjatuhan disertai dengan kerugian material yang hangus sia-sia terbawa arus dan akibat timbunan tanah longsor. Saat ini kami juga sedang berusaha untuk mencoba meringankan beban yang sedang di derita masyarakat yang terdampak di Sumatera saat ini. “ Ujar Rijal Bahri Lumban Gaol

Di sela-sela aksi penggalangan dana, Aliansi Mahasiswa Peduli Bencana Alam Sumatera mendesak pemerintah pusat untuk menjadikan peristiwa bencana alam Sumatera sebagai bencana darurat dengan status bencana nasional.

“Hingga kini masih banyak masyarakat yang belum memperoleh bantuan dari pemerintah ataupun swasta dibeberapa daerah bencana yang lokasinya terpencil di 3 provinsi, sehingga sangat memungkinkan untuk terjadinya kelaparan, kurang air bersih, dan tidak terpenuhinya obat-obatan bagi masyarakat. Maka dari itu, kami menegaskan kepada pemerintah pusat yang dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto untuk menetapkan peristiwa bencana Sumatera sebagai status bencana nasional agar segala bantuan makanan dan kebutuhan lainnya dapat terpenuhi guna memangkas angka kelaparan dan angka kematian pada masyarakat yang terdampak bencana”. Ujar Ketua GMKI Jambi Howard Simanjuntak.