Kepala Subdirektorat IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Kompol Hadi Handoko, saat dikonfirmasi elangnusantara.com menyampaikan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lokasi kejadian.

“Kami sedang melakukan olah TKP, bang,” ujar Kompol Hadi Handoko singkat.

Pernyataan tersebut menandakan bahwa kasus ini telah masuk dalam perhatian unit khusus yang menangani kejahatan di sektor energi dan sumber daya alam.

Seirama dengan itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binaga Siregar juga memberikan respons awal atas informasi yang disampaikan awak media. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti temuan-temuan yang berkembang di lapangan.

“Terima kasih informasinya, akan kami tindak lanjuti,” kata Kombes Pol Boy Sutan Binaga Siregar.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M.. saat dikonfirmasi dan ditunjukkan sejumlah data serta temuan lapangan terkait dugaan aktivitas gudang BBM di wilayah Paal Merah, tampak terkejut dan meminta penjelasan lebih lanjut.

“Lokasinya di mana?” ujar Dr. dr. H. Maulana, M.K.M.. singkat.

Respons tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Jambi belum menerima laporan resmi terkait aktivitas gudang BBM yang kini disorot publik, sekaligus membuka ruang bagi koordinasi lintas instansi untuk penanganan lanjutan.