5. Daun Kemangi
Mengutip Times of India, daun kemangi mengandung senyawa xenoyl yang dipercaya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Selain itu, kemangi juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang membantu proses detoksifikasi tubuh.
Daun kemangi dapat dikonsumsi dengan cara direbus dan diminum airnya secara rutin.
6. Bawang Putih
Bawang putih mengandung senyawa allicin yang diyakini dapat menghambat produksi kolesterol di hati. Melansir Very Well Health, suplemen bawang putih disebut mampu menurunkan kadar kolesterol LDL hingga sekitar 10 mg/dL.
Meski tersedia dalam bentuk suplemen, konsumsi bawang putih dalam dosis tinggi perlu diperhatikan karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan bau mulut.
7. Citrus Bergamot
Citrus bergamot merupakan buah asal Italia Selatan yang kaya akan polifenol dan flavonoid. Kedua senyawa ini bekerja pada enzim di hati yang terlibat dalam proses sintesis kolesterol, sehingga berpotensi menurunkan kadar LDL dan trigliserida.
Citrus bergamot umumnya dikonsumsi dalam bentuk kapsul atau tablet. Meski relatif aman untuk penggunaan jangka pendek, keamanan penggunaan jangka panjang masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Penggunaan obat herbal untuk kolesterol tinggi dapat menjadi pilihan alami dalam mendukung pengelolaan kadar kolesterol. Meski demikian, konsultasi dengan dokter tetap disarankan sebelum memulai konsumsi obat herbal, terutama bagi yang sedang menjalani pengobatan tertentu.



