Jakarta – Mengompres wajah dengan air es batu kembali menjadi tren perawatan kulit karena dinilai praktis dan mudah dilakukan. Metode ini kerap digunakan untuk mengatasi wajah sembab dan memberikan sensasi segar. Namun, muncul pertanyaan, apakah air es batu benar-benar baik untuk kesehatan kulit wajah?
Setiap orang memiliki cara berbeda dalam merawat kulit. Sebagian memilih menggunakan rangkaian produk perawatan wajah, sementara lainnya memanfaatkan bahan alami sebagai bagian dari rutinitas perawatan. Salah satu metode yang cukup populer adalah penggunaan es batu pada wajah.
Banyak orang meyakini suhu dingin dari es batu mampu memberikan efek menyegarkan sekaligus menyehatkan kulit. Lantas, bagaimana penjelasan ilmiahnya?
Apakah Air Es Batu Baik untuk Wajah?
Perawatan wajah menggunakan es batu bukanlah metode baru. Teknik ini telah lama dikenal dan kembali diminati karena kesederhanaannya. Suhu dingin dari es menyebabkan pembuluh darah di bawah kulit menyempit, sehingga dapat memberikan efek tertentu pada tampilan wajah.
Secara umum, metode ini tergolong aman, tetapi tidak dianjurkan untuk semua orang. Pemilik kulit yang sangat tipis atau sensitif berisiko mengalami iritasi dan kemerahan jika terpapar suhu dingin secara langsung.
Selain itu, orang yang memiliki kapiler pecah atau pembuluh darah halus yang tampak di wajah sebaiknya menghindari metode ini karena suhu dingin dapat memperburuk kondisi tersebut. Teknik ini juga tidak disarankan bagi mereka yang sedang menjalani masa pemulihan setelah prosedur kecantikan, seperti laser, chemical peeling, atau operasi kosmetik.
Meski banyak yang percaya bahwa air es batu baik untuk wajah, penggunaannya sebaiknya tidak berlebihan. Perawatan ini cukup dilakukan maksimal satu kali dalam sehari karena efeknya bersifat sementara dan bukan solusi jangka panjang untuk masalah kulit.



