3. Tepung Tapioka
Tepung tapioka juga banyak digunakan untuk membuat adonan pisang goreng karena mampu memberikan tekstur ringan dan kriuk. Kelebihannya, kerenyahan gorengan cenderung bertahan lebih lama meski sudah dingin.
Biasanya, tepung tapioka dicampur dengan tepung terigu atau tepung serbaguna untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
4. Tepung Maizena
Tepung maizena kerap dimanfaatkan untuk menambah kerenyahan pisang goreng. Namun, penggunaannya sebaiknya tidak langsung dicampur dalam adonan basah.
Setelah pisang dicelupkan ke adonan basah, pisang dapat dilapisi kembali dengan adonan kering yang terdiri dari campuran tepung terigu, tepung maizena, dan sedikit garam. Perbandingan ideal antara tepung terigu dan tepung maizena adalah 7:1 agar tekstur gorengan lebih renyah dan menarik.
5. Campuran Tepung ala Pisang Goreng Thailand
Pisang goreng khas Thailand dikenal memiliki cita rasa dan tekstur yang unik. Campuran tepungnya menggunakan tepung beras dengan karakteristik khusus, berbeda dari tepung beras pada umumnya.
Adonan basah biasanya dicampur dengan kelapa parut segar dan biji wijen putih yang telah dipanggang. Tambahan bahan tersebut memberikan sensasi rasa yang khas. Untuk melengkapi adonan, gunakan gula, garam, dan baking soda secukupnya.
Dengan memilih jenis tepung yang tepat, kamu bisa bereksperimen membuat pisang goreng sesuai selera, mulai dari yang ringan hingga ekstra kriuk. Kini, kamu tak perlu bingung lagi menentukan tepung terbaik untuk pisang goreng renyah. Selamat mencoba!



