2. Obat Diabetes

Kopi sering dikonsumsi dengan tambahan gula atau susu yang bisa memicu lonjakan gula darah dan menurunkan efektivitas obat diabetes.
Selain itu, kafein dapat meningkatkan kadar insulin dan gula darah, sehingga berpotensi mengganggu pengelolaan penyakit diabetes.
Meski masih perlu penelitian lebih lanjut, penderita diabetes disarankan berhati-hati dan tidak mengonsumsi kopi terlalu dekat dengan waktu minum obat.

3. Obat Asma

Penderita asma biasanya mengonsumsi bronkodilator seperti aminofilin atau teofilin untuk membantu melebarkan saluran napas.
Kafein dalam kopi dapat meningkatkan risiko efek samping obat ini, seperti sakit kepala, rasa gelisah, dan iritabilitas, serta mengurangi penyerapan obat di tubuh.
Karena itu, sebaiknya beri jeda waktu antara minum kopi dan obat asma agar khasiat obat tetap optimal.

4. Obat Osteoporosis

Obat osteoporosis seperti ibandronate dan risedronate berfungsi memperkuat tulang dengan membantu penyerapan mineral.
Menurut Verywell Health, minum kopi berkafein tinggi setelah mengonsumsi obat ini dapat menurunkan efektivitas penyerapannya.
Sebaiknya, obat osteoporosis diminum hanya dengan air putih, tanpa makanan atau minuman lain.

5. Obat Tekanan Darah

Obat tekanan darah seperti propranolol dan metoprolol berfungsi menurunkan detak jantung serta mengurangi beban kerja jantung.
Minum kopi bersamaan dengan obat ini bisa menurunkan efektivitasnya dalam mengontrol tekanan darah.
Penderita hipertensi sebaiknya membatasi konsumsi kopi selama menjalani pengobatan.