Namun, dua hari menjelang acara, beredar informasi bahwa pihak pengurus yang telah demisioner akan melaksanakan Musda yang sama di hari yang sama namun di tempat berbeda, yaitu di Mapolda Jambi

“Beberapa orang takut dianggap melawan pembina kalau tetap ke hotel,” ujar seorang peserta yang hadir di lokasi. “Tapi kami tetap datang, karena pelaksananya adalah panitia resmi yang telah bekerja dari jauh hari.”

Akibatnya, dua forum Musda berlangsung nyaris bersamaan — dengan dua pimpinan sidang dan dua daftar hadir berbeda. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari Polda Jambi maupun pengurus pusat KBPP Polri tentang mana forum yang dianggap sah.

Jejak Lama dalam Baju Baru

Pengamat organisasi publik, Joni, menilai peristiwa ini menunjukkan betapa kuatnya bayang-bayang kultur komando dalam organisasi binaan institusi negara. Menurutnya, semangat demokrasi di organisasi semacam KBPP Polri sering kali tersandera oleh logika struktural yang terbentuk dari kultur birokratis induknya.

“Ini bukan kasus baru,” ujar Joni. “Banyak organisasi binaan yang masih sulit melepaskan diri dari mentalitas komando. Padahal, ketika mereka bergerak di ranah sipil, seharusnya pola kepemimpinan itu berubah total.”