Kericuhan di Depan Istana Presiden

Pada Sabtu kemarin, aksi di Mexico City yang awalnya berlangsung damai berakhir ricuh. Reuters melaporkan kericuhan bermula saat sekelompok kecil demonstran bertudung mencoba merobohkan pagar di sekitar Istana Nasional—tempat tinggal presiden. Polisi antihuru-hara menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Tindakan itu memicu reaksi keras demonstran.

“Begini seharusnya kalian melindungi Carlos Manzo,” teriak sejumlah peserta aksi ke arah polisi.

Ratusan demonstran kemudian melempar batu ke arah petugas, yang membalas lemparan tersebut dengan tameng dan benda serupa.

Kepala Keamanan Mexico City, Pablo Vazquez, menyatakan bahwa 100 polisi terluka, 40 di antaranya harus dirawat di rumah sakit. Di kubu demonstran, terdapat 20 korban luka. Vazquez menambahkan bahwa pihak keamanan telah menahan sedikitnya 20 orang yang mencoba melakukan kejahatan, termasuk penjarahan, kekerasan, dan penyerangan terhadap seorang wartawan.