Selain advokasi kebijakan, WALHI Jambi juga mendokumentasikan dan menyebarkan pengetahuan lokal sebagai metode mitigasi bencana yang lebih adil dan berkelanjutan. Melalui MoU antara WALHI Jambi dan Universitas Batanghari, kedua pihak sepakat memperkuat kolaborasi kajian, riset, dan gerakan bersama untuk menjaga keadilan ekologi di daerah.

Kegiatan bedah buku ini menegaskan bahwa penyelamatan lingkungan tidak hanya membutuhkan respons cepat saat bencana terjadi, tetapi juga keberanian untuk menghentikan model pembangunan eksploitatif dan membangun fondasi pengetahuan ekologis berbasis riset, budaya lokal, dan keadilan. (*)