Jakarta – Banyak orang mengetahui bahwa langsung tidur atau rebahan setelah makan dapat memicu kenaikan berat badan. Namun, dampaknya ternyata tidak sebatas itu. Kebiasaan ini juga dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan lain, terutama bila dilakukan setelah makan malam.

Risiko tersebut bahkan lebih tinggi pada orang dengan kondisi tertentu seperti hernia hiatus, obesitas, atau sleep apnea. Karena itu, para ahli menyarankan memberi jeda setidaknya 90 menit hingga 2 jam antara makan dan tidur agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk mencerna makanan dengan optimal.

Bahaya Tidur Setelah Makan

Lalu, masalah kesehatan apa saja yang dapat muncul jika seseorang langsung tidur setelah makan? Berikut penjelasannya:

1. Gangguan pencernaan

Salah satu dampak paling umum adalah gangguan pencernaan dan refluks asam lambung. Menurut Very Well Health, ketika Anda langsung berbaring, posisi tubuh memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan. Kondisi ini menyebabkan sensasi terbakar di dada dan tenggorokan atau heartburn, yang tentu mengganggu kenyamanan tidur.

2. Kenaikan berat badan

Tidur segera setelah makan bisa membuat metabolisme melambat. Kalori yang baru dikonsumsi tidak terbakar secara optimal dan berpotensi disimpan sebagai lemak. Bila berlangsung terus-menerus, kebiasaan ini meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan kolesterol tinggi.

3. Gangguan kualitas tidur

Mengonsumsi makanan berat menjelang tidur membuat tubuh tetap aktif mencerna makanan sehingga suhu inti tubuh meningkat, padahal suhu tubuh seharusnya menurun saat memasuki waktu istirahat. Refluks asam yang muncul juga dapat membuat seseorang sering terbangun pada malam hari.