Fokus pada Daerah 3T

Menurut Al Haris, daerah 3T menjadi perhatian utama dalam percepatan program MBG. “Kami terus mendorong bupati dan wali kota mempercepat pelaksanaan MBG, agar anak-anak di daerah 3T mendapat akses gizi yang sama dengan wilayah lain,” ujarnya.

Dorong Pengembangan Koperasi Merah Putih

Selain meninjau dapur MBG, Gubernur Al Haris juga menyambangi Koperasi Desa Merah Putih Sido Harjo Kecamatan Tabir Lintas, Merangin. Ia menilai koperasi tersebut masih menghadapi kendala, mulai dari keterbatasan modal, permintaan pupuk yang belum terpenuhi, hingga keterbatasan SDM pengelola.

Untuk itu, Al Haris mendorong adanya pelatihan bagi pengurus koperasi, serta meminta Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) agar memberikan dukungan.
“Himbara dapat membantu meningkatkan SDM, manajemen, pemasaran produk, serta mempercepat penyaluran modal usaha. Dengan begitu, koperasi bisa berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi anggota serta masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan rencana pemanfaatan klinik yang dimiliki Koperasi Merah Putih. Menurutnya, klinik tersebut dapat membuka peluang kerja bagi lulusan perawat di desa setempat.
“Kita akan usahakan agar anak-anak lulusan kesehatan bisa bekerja di klinik ini, bahkan jika memungkinkan diarahkan ke formasi PPPK. Dengan semangat dan dukungan penuh, koperasi ini bisa berkembang lebih cepat,” pungkas Al Haris.