Agenda Parade Militer

Xi, Putin, dan Kim dijadwalkan menghadiri parade militer sekaligus acara peringatan 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II, yang digelar pada Rabu (4/9) di Beijing.

Para pengamat menilai pertemuan ini mengirimkan sinyal penguatan hubungan strategis, khususnya dalam bidang pertahanan, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dengan Amerika Serikat dan sekutu Barat.

“Jika China dan Korea Utara membentuk aliansi serupa dengan Rusia, maka lanskap militer di kawasan Asia-Pasifik bisa berubah drastis. Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi Washington,” kata seorang analis pertahanan dikutip AFP.

Xi Jinping Kritik Hegemoni Barat

Dalam pidatonya sehari sebelumnya, Xi kembali menekankan perlunya perlawanan terhadap hegemonisme dan politik kekuasaan, sebuah pernyataan yang dianggap sebagai sindiran terhadap kebijakan negara-negara Barat.

Kita harus mengambil sikap tegas terhadap hegemonisme dan politik kekuasaan,” ujar Xi dalam pidato di Beijing, Senin (2/9).