Jakarta — Sejumlah pengendara ojek online (ojol) menyampaikan seruan “Jangan lindas kami lagi, Pak” setelah kejadian tragis yang menimpa Affan Kurniawan. Affan merupakan korban yang dilindas oleh mobil rantis Brimob saat aksi demo di sekitar Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis (28/8).

Pada Jumat (29/8) sore, beberapa warganet membagikan ulang video yang menampilkan seruan ojol tersebut. Salah satu akun yang mengunggah video berdurasi 53 detik itu adalah @TheYu***.

“Jangan lindas kami lagi, Pak!!” tulisnya dalam caption video, mengekspresikan rasa merindingnya. “Rest in peace Affan, salam satu aspal,” lanjutnya.

Dalam video itu, terlihat para pengendara ojol menyerukan kalimat “Jangan lindas kami lagi, Pak” saat mengantar mendiang Affan ke pemakaman. Identitas pemilik asli video tersebut masih belum diketahui.

Seruan ini kemudian semakin menyebar di media sosial. Salah satu pengguna mencatat bahwa seruan ini mencerminkan lebih dari sekadar pengalaman ojol. “Jangan lindas kami lagi, Pak. Ini bukan hanya jeritan Ojol, tetapi suara kami yang sering diabaikan dan dianggap beban. Hidup perjuangan!” tulis @marstop***.

Ribuan pengendara ojol turut serta mengantar mendiang Affan dari rumah duka menuju TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat pada Jumat (29/8).

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga Affan dan komunitas ojol setelah insiden tersebut. Ia mengunjungi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta pada Jumat dini hari untuk bertemu dengan keluarga korban.