Pada tahun 2011, ia diangkat sebagai Duta Besar Belanda untuk Israel, dan empat tahun kemudian, menjadi Duta Besar Belanda untuk Yunani di tengah krisis euro dan migrasi. Ketika pandemi Covid-19 melanda, Veldkamp juga pernah menjabat sebagai kuasa usaha di Brussel, sebelum memutuskan untuk bergabung dengan Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (EBRD) di London pada September 2020.

Veldkamp memasuki dunia politik pada November 2023 sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk Partai NSC, di mana ia bertanggung jawab atas urusan luar negeri serta isu-isu suaka dan migrasi. Ia kemudian diangkat menjadi Menteri Luar Negeri Belanda pada Juli 2024. Namun, kariernya di kabinet tersebut terpengaruh oleh berbagai isu global dan konflik internal, yang akhirnya membawanya pada keputusan untuk mundur.

Tekanan terhadap Veldkamp semakin meningkat dari masyarakat Belanda yang meng kritik agresi Israel di Jalur Gaza, yang membuat banyak aktivis kecewa karena pemerintah Belanda dianggap tidak mengambil tindakan yang cukup untuk mengatasi krisis di wilayah tersebut.

Protes besar-besaran pun terjadi di Den Haag, dengan lebih dari 150 ribu orang ikut serta. Mereka menuntut sanksi terhadap Israel dan akses bantuan kemanusiaan bagi warga sipil di Gaza.