Meskipun memasaknya lebih lama, kandungan gizi pada telur rebus matang dan setengah matang sebenarnya tidak jauh berbeda. Protein, vitamin, dan mineral tetap terjaga, meskipun proses memasak yang terlalu lama mungkin mengurangi beberapa nutrisi.

Kabar baiknya, tubuh lebih mudah menyerap protein dari telur yang dimasak dibandingkan dari telur mentah. Sebuah studi menunjukkan bahwa protein yang diambil dari telur matang mencapai 90 persen, sementara dari telur mentah hanya sekitar 50 persen.

Tips untuk Menikmati Telur dengan Lebih Sehat

Telur, baik yang direbus matang maupun setengah matang, dapat menjadi sumber nutrisi yang baik jika disajikan dengan cara yang tepat. Berikut adalah beberapa tips untuk Anda:

1. Pilih Metode Memasak Rendah Kalori

Merebus atau mengolah telur menjadi poached egg adalah opsi yang lebih sehat dibandingkan menggoreng, karena tidak menambahkan lemak ekstra.

2. Padukan dengan Sayuran

Menambahkan sayuran saat menikmati telur dapat meningkatkan asupan serat dan vitamin.

3. Gunakan Minyak Yang Stabil Saat Menggoreng

Jika ingin menggoreng telur, pilih minyak yang tahan panas tinggi seperti minyak alpukat atau minyak bunga matahari.

4. Pilih Telur Berkualitas

Telur organik atau yang berasal dari ayam yang diberi pakan alami cenderung lebih kaya nutrisi.

5. Jangan Terlalu Lama Memasak

Memasak telur terlalu lama dapat mengurangi kualitas gizinya dan meningkatkan kadar kolesterol teroksidasi.

Mana yang Lebih Baik: Telur Rebus Matang atau Setengah Matang?

Mengenai rasa, pilihan tergantung pada selera pribadi Anda. Namun, jika keamanan menjadi pertimbangan utama, telur rebus matang tetap lebih dianjurkan karena risiko bakteri yang lebih minim.