Masyarakat Indonesia menunjukkan kemarahan mereka di media sosial pasca insiden ini. “Kecelakaan fatal tersebut telah memicu kemarahan luas di media sosial, dengan sesama pengemudi menggelar unjuk rasa di luar markas polisi,” lanjut laporan tersebut, memperingatkan akan potensi kerusuhan lebih lanjut jika pihak berwenang tidak bertindak.

Bangkok Post turut menyoroti rencana demonstrasi mahasiswa pada Jumat, di mana mereka menuntut pemecatan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan pertanggungjawaban atas penangkapan serta kekerasan terhadap pengunjuk rasa.

Bloomberg juga ikut memberitakan peristiwa ini, menyebutkan bahwa Indonesia akan menghadapi lebih banyak demonstrasi sebagai dampak dari insiden fatal tersebut. Kinerja ekonomi pun terkoreksi, dengan saham Indonesia mengalami penurunan hingga 2,1 persen dan rupiah melemah 0,9 persen pada Jumat pagi.

“Ini merupakan hari ketiga pekan ini di mana protes besar terjadi di seluruh Indonesia, sebuah ujian bagi Prabowo yang baru menjabat,” tulis Bloomberg, mempertanyakan efektivitas kebijakan ekonomi yang dijanjikan oleh pemimpin baru ini.

US News, media asal Amerika Serikat lainnya, mengabarkan hal serupa. Mereka menyebutkan bahwa mahasiswa juga akan berprotes di Mabes Polri pada Jumat, dengan menyoroti pernyataan Muzammil Ihsan, ketua serikat mahasiswa, yang mengkonfirmasi pesertanya akan menuntut keadilan atas kekerasan polisi.