Pada hari yang sama, berbagai elemen masyarakat menggelar demonstrasi, mengkritik keras kebijakan DPR yang belakangan ini, terutama mengenai tunjangan rumah bagi anggota DPR. Aksi demonstrasi di DPR mengalami ketegangan, di mana bentrokan antara massa dan aparat tidak dapat dihindari. Dalam insiden tersebut, satu orang tewas terlindas kendaraan taktis, sementara 38 lainnya mengalami luka-luka.
Rekaman insiden di mana kendaraan taktis melindas Affan beredar luas di media sosial, di mana ia dilaporkan sedang bekerja mengantar makanan saat kejadian terjadi.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, telah mengkonfirmasi insiden tersebut. Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar jajaran kepolisian segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menangani kasus ini.
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, juga mengungkapkan kekecewaannya atas tindakan petugas yang dianggap berlebihan dan meminta penyelidikan menyeluruh terkait insiden tersebut.



