Ajak IBI Kampanyekan Pencegahan Pernikahan Dini dan Edukasi Remaja

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Hesti Haris juga mendorong IBI Provinsi Jambi untuk aktif mengkampanyekan pencegahan pernikahan dini serta perilaku seksual pranikah yang berisiko. Ia menyoroti masih tingginya angka pernikahan usia dini di Jambi, bahkan terdapat laporan kasus menikah pada usia 13 tahun.

“Ini menjadi tantangan serius. Oleh karena itu, kolaborasi antara IBI, PKK, dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) sangat diperlukan dalam memberi edukasi yang tepat, termasuk soal pengaturan jarak kehamilan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan strategi edukatif yang menjangkau generasi muda dan keluarga muda secara efektif.

PD IBI Jambi Didorong Perkuat Peran Organisasi di Semua Wilayah

Ucapan selamat juga disampaikan kepada seluruh pengurus IBI yang baru saja dikukuhkan. Hesti berharap IBI mampu mengembangkan organisasi di seluruh kabupaten/kota agar selaras dengan program Jambi Mantap yang digagas pemerintah provinsi.

“Kami yakin IBI mampu membangun organisasi yang solid dan relevan dengan tantangan zaman. Peran bidan dalam proses kehamilan, persalinan, serta tumbuh kembang anak tidak dapat digantikan oleh teknologi semata,” tambahnya.