Jakarta —
Festival tahunan Tomatina, sebuah tradisi perang tomat, resmi dimulai di Spanyol pada Rabu, 27 Agustus.
Dalam festival ini, para peserta terlibat dalam lempar-melempar bubur tomat selama satu jam penuh.
Acara tersebut juga menjadi momen bagi peserta untuk membentangkan bendera Palestina sebagai bentuk protes terhadap serangan yang terjadi di Gaza.
Asal usul Tomatina dapat ditelusuri kembali ke sebuah keributan spontan di tahun 1945. Meskipun sempat dilarang pada era pemerintahan diktator Franco di tahun 1950-an, festival ini berhasil bangkit kembali dan meraih popularitas sejak tahun 1980-an. Kini, Tomatina menjadi daya tarik bagi banyak pengunjung, baik lokal maupun internasional.