Pengawasan Ketat dan Peran Konsumen

YLKI mendorong penguatan sistem pengawasan rantai pasok beras, baik di tingkat pre-market melalui inspeksi administratif dan laboratorium, maupun post-market dengan pengawasan rutin di tingkat distribusi dan ritel.

“Pengawasan post-market ketika beras sudah berada di ritel juga penting. Harus ada pengawasan berkala untuk menjaga kualitas produk sampai ke tangan konsumen,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Niti menyebut bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam mengawasi praktik curang seperti pengoplosan. Konsumen diharapkan berperan sebagai pengawas sekaligus pelapor jika menemukan pelanggaran.

“Dalam UU Perlindungan Konsumen, lembaga konsumen juga diberikan peran untuk melakukan pengawasan bersama dengan pemerintah dan masyarakat demi perlindungan hak-hak konsumen,” tutup Niti.