Komitmen Provinsi Jambi
Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H., menyatakan dukungannya terhadap program nasional ini. Menurutnya, koperasi berbasis desa sangat relevan untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui penyediaan kebutuhan pokok dan mendukung usaha pertanian lokal.
“Program ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa akan akses barang dengan harga terjangkau dan ketersediaan yang memadai. Ini akan mendorong ekonomi desa lebih maju,” jelas Al Haris.
Pemerintah Provinsi Jambi juga berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan dan memperkuat koordinasi lintas sektor hingga tingkat desa untuk memastikan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.
Hingga 18 Juli 2025, progres pembentukan Koperasi Merah Putih di Jambi telah mencapai 1.584 koperasi, atau 99,9% target, dengan hanya satu desa di Kabupaten Kerinci yang belum terbentuk karena kendala internal.
Tiga Koperasi Percontohan di Jambi
Pada kesempatan ini, Gubernur Al Haris juga menyampaikan tiga koperasi percontohan dari Provinsi Jambi, yakni:
-
Koperasi Merah Putih Tangkit Baru, Muaro Jambi: fokus pada unit simpan pinjam, pemasaran nanas, suplier UMKM, pangkalan gas LPG, toko material, dan armada angkutan.
-
Koperasi Merah Putih Bukit Makmur, Muaro Jambi: mengembangkan usaha pupuk, sembako, peternakan, apotek desa, cold storage, simpan pinjam, perkebunan sawit, dan layanan e-link perbankan.
-
Koperasi Merah Putih Sidoharjo, Merangin: fokus pada simpan pinjam, sembako, apotek desa, pangkalan LPG, dan gerai pertanian.
Gubernur berharap koperasi-koperasi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang inovatif, berdaya saing, dan inklusif.
“Koperasi harus bisa menjadi pusat inovasi, bukan sekadar wadah simpan pinjam, tapi pilar ekonomi desa yang kuat,” tambahnya.
Pada acara ini, Gubernur Al Haris juga menyerahkan sertifikat partisipasi dan SK pendirian koperasi kepada perwakilan koperasi desa di Jambi.
Peluncuran 80.000 Koperasi Merah Putih ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat melalui gotong royong, sesuai arahan Presiden RI.



