Meskipun demikian, ia menyampaikan bahwa Kemenag tetap aktif berkomunikasi dengan pemerintah Arab Saudi guna mencari solusi.

Nasaruddin menjelaskan bahwa sebagian visa furoda memang sudah dikeluarkan, namun masih banyak calon jemaah yang belum menerima visanya dan masih berada dalam daftar tunggu.

“Sebagian sudah ada, tapi masih ada daftar tunggunya, belum keluar. Nah, yang mengeluarkan visa kan di sana ya (pemerintah Arab Saudi),” ujarnya.

Menag juga menyampaikan bahwa Kementerian Agama terus melakukan pendekatan diplomatik secara intensif agar proses penerbitan visa furoda bisa dipercepat dan jemaah mendapatkan kejelasan.