Alexander juga berkata berkomitmen mengawasi ekosistem digital secara adil dan tegas demi menjamin keamanan ruang digital nasional. Dia mengajak masyarakat membantu mewujudkan hal itu.
WEH INI LAGI RAME BEEUT DI BEKASI WOY https://t.co/rJNY9qsHZJ
— TxtdariBekasy 🇵🇸 (@txtdrbekasi) May 2, 2025
“Komdigi juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap layanan digital yang tidak sah, serta segera melaporkan dugaan pelanggaran melalui kanal resmi pengaduan publik,” ujar Alexander.
Sebelumnya, viral warga Bekasi mendapatkan Rp800 ribu dari Worldcoin dan WorldID. Uang itu mereka dapatkan bila bersedia mengikuti perekaman data retina.
Hal itu pun viral di media sosial. Ada foto yang memperlihatkan antrean warga di depan sebuah gerai bertuliskan “World”. Beberapa warganet menyebut antrean itu terjadi di Jalan Raya Narogong.



