Perbaikan Darurat Jalan Lintas Sumatera Jambi-Sumbar yang Amblas di Bungo Butuh Waktu 4 Hari

Berita, Daerah4864 Dilihat

Untuk box culvert yang dikirim dari Kerinci dan sandbag/geobag dikirim dari Jambi juga sudah sampai pada Senin pagi.

Dia menyebut, intensitas hujan yang tinggi sejak Sabtu (1/3) kemarin menyebabkan debit air Sungai Tukum naik dan meluap.
Dampaknya, gorong-gorong eksisting pada badan jalan tidak mampu menampung debit air, sehingga tergerus dan berdampak pada badan jalan yang amblas.

Saat ini, debit air sungai masih tinggi. Selain itu, kemacetan juga terjadi di kedua arah. Dia memperkirakan butuh setidaknya empat hari untuk penanganan darurat.

“Kami sampaikan ke masyarakat, butuh waktu sekitar 4 hari atau hingga hari Kamis, mengingat lokasi masih sering hujan,” tandasnya.

Ibnu Kurniawan
Kepala BPJN Jambi, Ibnu Kurniawan (ist)
 

Arus Lalu Lintas Dialihkan

Sementara perbaikan dilakukan, lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera akan dialihkan ke beberapa rute.

Untuk kendaraan roda dua dan roda empat bisa melalui jalan Padang Lamo.

Jalan tersebut bisa diakses melalui Simpang Somel Bungo, Rimbo Bujang, maupun simpang Rantau Ikil.

Jika berkendara dari Arah Merangin dan Kota Muara Bungo, pengendara bisa melewati Simpang Somel, terus ke Rimbo Bujang, Simpang Lopen belok kiri, melewati Jalan Padang Lamo Kecamatan VII Koto, lalu tembus ke Koto Baru, Dharmasraya.

Jika berkendara dari arah Tebo maupun Kota Jambi, pengendara bisa langsung ke Rimbo Bujang, lalu masuk ke Jalan Padang Lamo, melewati Kecamatan VII Koto, tembus ke Koto Baru Dharmasraya.

Untuk pengendara yang sudah dekat dengan lokasi jalan Jambi-Padang yang putus, silakan melewati rute Simpang Rantau Ikil.

Dari Muara Bungo, Simpang Rantau Ikil terletak di sebelah kanan. Ikuti jalan tersebut untuk sampai ke Dusun Pulau Batu, lalu tembus ke Dharmasraya.

Namun, lalu lintas tersebut hanya direkomendasikan untuk kendaraan roda dua dan roda empat.

Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Dhafi menjelaskan, jalur alternatif ini pernah menjadi akses utama dari Jambi menuju Padang sebelum dibangunnya jalan nasional Lintas Sumatera.

Kondisi jalan ini masih terbilang bagus dan bisa dimanfaatkan meskipun tidak terlalu lebar.