Intensitas hujan yang tinggi sejak Sabtu (1/3) kemarin menyebabkan debit air Sungai Tukum naik dan meluap.
Dampaknya, gorong-gorong eksisting pada badan jalan tidak mampu menampung debit air, sehingga tergerus dan berdampak pada badan jalan yang amblas.
Saat ini, debit air sungai masih tinggi. Selain itu, kemacetan juga terjadi di kedua arah. Dia memperkirakan butuh setidaknya empat hari untuk penanganan darurat.
“Kami sampaikan ke masyarakat, butuh waktu sekitar 4 hari atau hingga hari Kamis, mengingat lokasi masih sering hujan,” tandasnya.
Menteri PU Pastikan Bisa Dilalui saat Mudik
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo memastikan Jalan Lintas Sumatera Jambi-Sumatra Barat yang ambles pada Minggu (2/3/2025) bisa dilalui saat mudik lebaran Idulfitri nanti.
Dody Hanggodo menginstruksikan penanganan jalan nasional lintas Jambi-Sumatera Barat yang amblas dilakukan secara cepat dan hati-hati.
Selain itu, penanganan Jalinsum ini juga tetap harus memperhatikan faktor keamanan dan aturan tata kelola.
“Kita harus pastikan jalan ini bisa aman digunakan untuk mudik Lebaran nanti,” katanya, Senin (3/3/2025).
Pihaknya akan mencari metode yang tidak hanya cepat, tapi juga dapat menjamin ketahanan jalannya dalam jangka panjang.
Jalan Lintas Sumatera yang amblas ini terletak di KM 58, Dusun Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi.
Kemarin, Ahad (2/3/2025), sekitar pukul 14.00 WIB, Jalan Lintas Sumatera yang berlokasi di Dusun Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, amblas.
Kondisi ini membuat lalu lintas Jambi-Padang dan sebaliknya lumpuh total.
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi memperkirakan perbaikan darurat untuk Jalan Lintas Sumatera yang amblas membutuhkan waktu kurang lebih sepekan.