Kejati Jambi Menahan Dirut Bank Jambi Atas Kasus Korupsi Gagal Bayar,

Berita, Perkara1209 Dilihat

Jambi – Kejaksaan Tinggi Jambi saat ini telah menetapkan empat orang tersangka atas tindak pidana korupsi gagal bayar Mediun Tern Note (MTN) PT Sun Prima Nusantara pembiayaan pada Bank Daerah Jambi Tahun 2017/2018.

Keempat orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut adalah:

  1. LD (Selaku Direktur PT. Columbindo Perdana-Cash & Kredit/ Direktur PT. Citra Prima Mandiri (Columbia)/Anak dari Leo Candra (Komisaris Utama/Pemegang Saham/Pemilik PT. SNP))
  2. DS (Selaku Direktur Investmen Banking PT. MNC Sekuritas Tahun 2014-2019)
  3. AI (Selaku Pjs. Direktur Capital Market PT. MNC Sekuritas Tahun 2016-2019)
  4. YEH (Selaku Direktur Pemasaran Bank Jambi Tahun 2016-2020)

Dari empat tersangka, satu di antaranya yakni, YEH Direktur Utama Bank Jambi.

“Ada empat tersangka, satu tersangka ditahan di Lapas Kelas II A Bukit Tinggi, satu DPO dan dua sedang kita periksa dan dilakukan penahanan,” kata Kejati Jambi, Elan Suherlan, saat pres rilis di Kejati Jambi, Selasa, 9 Mei 2023.

“Ya, yang dua tersangka termasuk Direktur Utama Bank Jambi saat ini kita tahan,” katanya.

Kasus ini, mulai dilakukan penyelidikan sejak Oktober 2022.

Menurut Elan, dalam kasus ini kerugian mencapai sekitar Rp 310 Miliar sekian, dimana dalam usaha penyidik, pihaknya kini telah melakukan penyitaan satu unit rumah (aset) di Tanggerang Selatan yang ditaksir dengan nilai Rp 7 Miliar.

“Terhadap para tersangka, kami juga melakukan penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), jadi ada sangkaan. Satu Tipikor dua TPPU,” jelasnya.

Sejauh ini, tersangka LD masih dalam DPO, AI ditahan di lapas kelas II A Sumbar, dan dua tersangka lainnya masih dilakukan pemeriksaan oleh Kejatj Jambi.

“Dua tersangka hari ini akan kita lakukan penahanan selama 20 hari kedepan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *